The "Will of Fire" (火の意志, Hi no Ishi) dalam cerita Naruto adalah cita-cita dan keyakinan dari Hashirama Senju, pendiri desa di mana Naruto tinggal, bahwa cinta, dan bukan kekuatan, adalah kunci dari kedamaian. Cita-cita ini tidak hanya menjadi Nindō (忍道; Literally meaning "Ninja Way") dari Hashirama, tapi juga menjadi sebuah wasiat yang diteruskan ke generasi-generasi berikutnya. Will of Fire menjadi semacam semangat yang terus menggelora dalam perjuangan mereka mewujudkan kedamaian.
===
Sekitar tiga minggu yang lalu, gue menghadiri sebuah forum di DC bersama seratusan pelajar dan profesional Indonesia dari berbagai latar belakang, jenjang pendidikan dan lokasi di AS. Temanya menarik: "Transforming Indonesia into a Nations of Innovators, Entrepreneurs, Pioneers and Champions". Acaranya sendiri dikemas dalam sebuah diskusi, sebenarnya lebih mirip talkshow, yang menampilkan pembicara ternama. Silahkan google sendiri kalau mau tau tentang acara dan pembicaranya, keywordnya “Generation-21: Indonesia Ideas Forum USA 2011”.
Satu hal positif yang gw lihat, acara ini berhasil mengalirkan energi positif dan optimisme dari peserta yang hadir, walaupun secara tidak langsung. Jadi ternyata, cukup banyak dari peserta yang punya ekspektasi lebih dari acara tersebut, dan berharap sebuah hasil yang lebih nyata dari acara ini. Semangat menggelora, bikin focus group discussion, bikin plan untuk acara lanjutan, telurkan resolusi dsb.
Akhir acara, semua terlaksana. Tiga hari setelah acara, jalur komunikasi dibuat dan disosialisasikan dan mendapat respon bagus. Tiga minggu kemudian, yang aktif dari seratusan itu bisa dihitung dengan jari.
Just wondering, what does it take to create our own will of fire that will last and keep burning forever?
Gw jadi inget ngobrol dengan salah satu peserta yang mengklaim bahwa ybs sudah sering ikut acara "model" seperti ini. Katanya, "Paling tuker kartu nama, nomer telpon, email, trus bikin mailing list, habis itu bosen, ah tipikal banget..." Ah, mudah-mudahan bukan ya.. :)